Tongkat kayu Telentang merupakan benda peninggalan dali Sunan Mandali Wali Rosi yang berasal dari Gujarat, India pada tahun 1597 M . Diserahkan kepada Masjid Agung Demak pada tanggal 30 Agustus 2003. INFORMASI BENDA NAMA BENDA : TONGKAT KAYU TELENTANG ASAL MUASAL : SUNAN MANDALI WALI ROSI / GUJARAT INDIA TAHUN…
Alap-alap Samber Nyowo merupakan pedang yang berasal dari Sunan Kudus. Pedang itu tersimpan rapi di dalam kotak kaca bersama dengan tongkat kayu telentang sejak tahun 1597 Masehi dan dua buah paku Masjid Demak sejak tahun 1615 Masehi. Pedang tersebut kemudian diserahkan ke berbagai tokoh, misalnya Panembahan Palembang, KH Zaenal Abidin,…
Prasati Tulisan Jawa Merupakan prasasti yang memiliki nilai berharga tentang informasi atau sejarah masjid yang ditulis menggunakan tehnik ukiran pada media kayu, menggunakan bahasa Jawa kuno.
kentongan gantung is a relic of the Guardians in the form of property from the cultural creations of the Guardians which is a means to inform the public about the entry of prayer time. kentongan hanging stored in the Museum of the Great Mosque of Demak is a relic of the XV century.
Bedug merupakan properti hasil kreasi budaya para wali yang menjadi sarana untuk menginformasikan kepada masyarakat akan masuknya waktu salat. Bedug yang tersimpan di Museum Masjid Agung Demak merupakan peninggalan abad XV.
Lampu Gantung ini merupakan salah satu benda bersejarah dan merupakan bukti sejarah peninggalan Paku Buwono ke-1 pada tahun 1710 M. Lampu ini memiliki fungsi sebagai ornamen hiasan dan untuk penerangan.
Kentongan Berbentuk Kuda adalah kentongan peninggalan para wali yang terbuat dari kayu jati. Filosofi tentang kentongan yang berbentuk tapal kuda adalah sebagai pengingat warga untuk dapat pergi ke masjid secepat naik kuda. Kentongan digunakan sebagai penanda akan dilakukannya ibadah shalat di setiap waktunya. Kentongan ini masih ada sampai sekarang dan…
Gentong kong Merupakan hadiah dari Putri Campa, ibunya Sultan Fatah sebagai sultan pertama pada abad XIV. Gentong kong berupa guci keramik peninggalan Dinasti Ming yang jumlahnya ada 3 buah. Tinggi guci 90 cm dan garis tengahnya 100 cm. Guci milik Kesultanan Demak tersebut dulu digunakan sebagai penampung air untuk memasak.…
Sirap Kayu Jati Bekas merupakan bekas atap serambi Masjid Agung Demak yang terbuat dari bahan kayu jati. Bagi masyarakat demak dan sekitarnya terdapat cerita bahwa salah satu atap sirap Masjid Agung Demak trbuat dari Intip ( kerak nasi liwet ) Hasil buatan Sunan Kalijaga.
Ukiran kayu Ukiran kayu di dinding masjid kemungkinan besar terkait dengan teks-teks keagamaan, seperti ayat-ayat Al-Quran atau Hadits (ucapan dan ajaran Nabi Muhammad). Selain itu, menampilkan tulisan atau karya seni lain yang terkait dengan agama Islam, seperti kaligrafi Arab dengan desain geometris. Panjangan ukiran kayu di Masjid Agung Demak terutama…